Rabu, 14 April 2010
Pedoman Seks Oral
Banyak wanita malu tentang tubuh mereka. Bahkan jka anda memiliki wanita yang paling indah di dunia di ats tempat tidur dengan anda, dia akan khawatir tentang bagaimana anda menyukai tubuhnya. Katakana padanya tubuhnya indah, katakana padanya bagian mana yang palng anda sukai, katakan padanya apa saja, tetapi buat diia percaya anda dengan cukup untuk membiarkan anda berada diantara kakinya.
Sekarang berhenti dan perhatikan apa yang anda lihat. Indah bukan? Tidak ada yang membuat seorang wanita lebih unik daripada pussynya (kemaluannya). Saya tahu. Saya telah melihat banyak kali. Ukurannya bisa berbeda-beda, warna dan bentuknya juga; beberapa bentuknya berkerut-kerut di dalam sepertinya seorang wanita kecil dan beberapa memiliki bibir tebal yang enak yang akan menyenangkan anda. Beberapa berada dalam semak-semak bulu dan yang lainnya ditutupi dengan bulu halus yang transparan. Hargai kualitas-kualits wanita anda yang ditutupi dengan bulu yang transparan. Hargai kualitas wanita anda yang unik dan katakan padanya apa yang membuat dia spesial.
Wanita adalah secara lisan jauh lebih baik dari pada pria. Khususnya selama bercinta mereka juga lebih respon terhadap cinta yang secara lisan, yang berarti,lebih banyak anda berbicara padanya, akan lebih mudah untuk mengajaknya, sehingga seluruh waktu yang anda gunakan ketika anda sedang bercumbu dan bergerak dengan pussy indahnya, bicaralah padanya tentang hal tersebut.
Sekarang perhatikan sekali lagi. dengan lembut tarik bibir-bibir kemaluan terpisah dan lihat bibir bagian dalamnya, bahkan jilat tersebut jika anda inginkan , sekarang pisahkan bagian atas dari pussynya kearah atas sampai anda menemukan kelentitnya. Wanita memiliki kelentit dengan ukuran yang berbeda,sama juga seperti anda para pria yang memiliki penis yang berbeda-beda ukurannya. Ini bukan berarti sesuatu hal sejauh mana kapasitasnya untuk organsme. Semua itu berarti lebih jauh tentang apa yang tersembunyi dibawah permukaan kulitnya.
Kapanpun anda menyentuh pussy seorang wanita, yakinkan jari anda dalam keadaan basah. Anda bisa menjilatnya atau melumurinya dengan cairan dari dalam tubuh nya. Yakinkanlah, dengan semua alat-alat, untuk membasahi terlebih dahulu sebelum anda menyentuh kelentitnya karena alat-alat tersebut tidak memiliki cairan sendiri dan itu sangat sensitif. Jari anda akan masuk kedalamnya jika dalam keadaan kering dan itu menyakitkan. Tetapi anda tidak mau menyentuh kelentitnya bagaimanapun. Anda harus membangkitkan dulu sebelum dia menjadi dalam keadaan gairah, kelentitnya terlalu lembut untuk di perlakukan.
Dekati pussynya perlahan-lahan para wanita, bahkan lebih jauh dari pada pria, suka untuk digoda/dicumbu. Bagian dalam dari pahanya adalah titik Eg paling lembut. Jilati, ciumi, buat tanda dengan bekas lidah anda. Bergeraklah dengan berbahaya mendekati pussynya. Kemudian hanyutlah bersamanya. Buat mengharapkan.
Sekarang jilati lipatan dimana kedua kakinya berhubungan dengan pussynya sundulkan wajah anda kedalam “semak-semak (bulu-bulunya)”. Usapkan bibir anda jauh. Setelah anda melakukan hal ini langsung saja ke tempat dimana wanita bangkit dari duduknya dan dia merayu mencoba membuat anda lebih dekat kepadanya. Kemudian letakkan bibir anda tepat diatas celahnya tersebut.
Lidah akan melakukannya. Perasaan hebat ini. Ini juga memcumbui keluar darinya karena dengan keadaan itu sekarang dia menginginkan lebih perhatian diberikan pada kelentitnya. Periksalah. Lihat apakah kelentitnya telah menjadi cukup keras untuk menyingkirkannya dari penutupnya. Jika sudah, jilati jika anda tidak melihatnya, hal itu masih harus menunggu untuk anda berada dibawahnya. Jadi bawalah lidah anda naik keatas celahnya dan rasakan kelentitnya. Anda mungkin jarang mengalami kehadirannya. Tapi bahkan jika anda tidak bisa merasakan mutiara tipis tersebut, anda bisa membuatnya muncul dengan cara menjilati kulit yang menutupnya. Jilati terus sekarang dan tekan ke dalam kulitnya.
Dengan lembut tarik bibir pussy dan kerjap-kerjapkan lidah anda kearah kelentit tertutup tudung atau tidak. Lakukan dengan cepat. Ini harus menyebabkan kakinya jeli. Saat anda merasa dia mulai mengalami kearah orgasme, buat bibir anda dalam bentuk O dan ambil kelentit kedalam mulut anda. Mulailah untuk menghisapnya dengan lembut dan perhatikan wajah wanita anda untuk melihat reaksinya, jika dia bisa menahannya mulailah menghisapnya dengan lebih keras. Jika dia bisa menahannya mulailah menghisap dengan lebih keras. Jika dia menyukainya. Hisap lebih keras lagi. Teruslah lakukan dengannya jika dia menyukainya. Hisap lebih keras lagi. Teruslah lakukan dengannya. Jika dia menaikkan pinggulnya kearah udara dengan tegangan dari naiknya orgasmenya, bergeraklah bersamanya, jangan berkelahi denganya. Bertahanlah dan tetap jaga mulut panas anda pada kelentitnya. Jangan lepaskan. Karena hal itu dia akan mengatakan juga : “jangan berhenti. Jangan pernah berhenti".
Ada alasan untuk itu, sebagian besar pria berhenti terlalu cepat. Seperti halnya dengan penghisapan penis. Ini sesuatu pelajaran yang salah dan pelajaran yang salah untuk melakukan dengan benar. Saya tahu seorang pria yang menggauli dengan jelek/ buruk, betul-betul buruk, tetapi dia bisa memakan pussy seperti tidak seorangpun yang saya tahu, dan dia tidak pernah memiliki masalah melakukan kencan. Gadis-gadis jatuh cinta padanya.
Tetapi kembali ke tahap memakan pussy anda. Ada hal yang lain yang anda lakukan untuk meningkatkan kesenangan wanita anda. Anda bisa lakukan dengan jari anda kedalamnya sementara dia sedang menikmati keahlian anda menjilati kelentitnya. Sebelum, selama atau setelahnya. Dia benar-benar akan menyukainya. Sebagai tambahan untuk daerah yang mengairahkan disekitar kelentitnya, seorang wanita memiliki daerah yang sangat sensitif lainnya yaitu sejak penis anda cukup jauh dari mulut anda, jari-jari anda akan bisa melakukannya.
Gunakan dua jari satu terlalu sedikit dan tiga terlalu lebar dan karena tidak bisa untuk lebih dalam. Yakinkan jari-jari tersebut basah sehingga anda tidak membuat kulitnya iritasi. Selipkan kedalam. Mula-mula dengan perlahan-lahan,kemudian sedikit lebih cepat. Gauli dia dengan irama. Naikkan kecepatan hanya saat dia mengalami orgasme. Dengarkan nafasnya.
Dia akan membuat anda mengetahui apa yang harus dilakukan. Jika anda menghisap kelentitnya dan jarinya anda menggaulinya pada waktu yang bersamaan, anda sedang memberikan dia ransangan yang lebih jauh daripada anda memberinya dengan penis anda saja. Jadi anda bisa berharap bahwa dia akan mengalami tingkat orgasme yang tinggi dengan hal itu. Jika tidak ada keraguan, periksa tanda- tandanya. Setiap wanita itu unik. Anda mungkin mendapati puting susunya menggeras saat dia menggairahkan atau hanya saat dia sedang mengalami orgasme. Kemaluan anda mungkin berubah mereka menjadi merah atau mulai bergetar. Carilah tanda-tandanya dan anda akan menjadi pencinta yang lebih sensitive.
Saat dia mengalami orgasme, jangan lepaskan kelentitnya bertahanlah disana selama waktu tersebut. Saat dia mulai turun dari orgasme pertamanya, tekan lidah anda sepanjang sisi dalam dari kelentitnya, biarkan bibir anda menutupi bagian atasnya. Gerakkan lidah anda ke dalam dan keluar. Jika jari-jari anda berada di dalam, gerakkan bagian sedikit gerakan,dengan lembut, segala sesuatu sangat sensitif saat dalam keadaan sekarang ini.
Jika anda memainkan kartu-kartu anda dengan benar, anda akan mendapatkan orgasme yang bertingkat-tingkat dengan cara ini. Seorang wanita tetap bergairah selama sejam penuh setelah dia mengalami orgasme. Apakah anda menyadari pengaruh kuat dari infornasi itu? Kekuatannya ? seorang wanita digauli dengan 56 kali orgasme sekali duduk. Apakah anda tahu pengaruh apa yang akan anda miliki pada wanita yang anda berikan 56 kali orgasme ? dia menjadi milikmu sepanjang anda menginginkannya.
Beberapa wanita senang prianya mengesekan dan memasuki bagian anal mereka dengan jari-jari sementara mereka juga sedang dimakan kelentitnya.
Saran terakhir yang saya miliki untuk anda adalah : setelah anda membuatnya mengalami orgasme, buat dia menjadi budak anda dengan memberikannya kepala terbesar yang belum pernah dia miliki, jangan biarkan dia sendirian begitu saja. Bicaralah padanya, gerakkan tubuhnya, elus-elus payudaranya. Tetap bercinta denganya cukup lama sampai dia mengalami gairah menurun. Seorang pria bisa lepas dan pergi tidur dalam napas yang sama dan merasa tidak ada penyesalan di dalamnya, tidak ada perasaan yang hilang. Tetapi wanita karena sifat alaminya beberapa senditifitas dari pasangan bercintanya di beberapa saat pertama dari momen-momen setelah melakukan seks.
Oral seks bisa menjadi pengalaman seksual yang paling menggembirakan yang anda miliki. Tetapi ini adalah apa yang anda buat. Gunakan waktu anda seringlah mempraktekkannya, beri perhatian pada sinyal-sinyal pasangan bercinta anda, dan yang paling penting dari semuanya, nikmati diri anda sendiri.
Sekarang lakukanlah dan buat pasangan anda tersenyum dan bercintai anda, dan yang paling penting dari saudara, nikmati diri anda sendiri.
Di Mata ABG, Seks Oral Bukan Hubungan Intim
Hasil sebuah jajak pendapat terhadap 477 mahasiswa berusia 20-24 tahun di Amerika Serikat menunjukkan bahwa mayoritas setuju, kegiatan bersenggama merupakan sebuah hubungan intim. Walau begitu, hanya satu dari lima mahasiswa (20 persen) yang berpendapat bahwa seks oral juga merupakan sebuah bentuk hubungan seks.
Para pakar mengatakan, pandangan remaja mengenai seks oral ini adalah sebuah pergeseran pola pikir yang signifikan sejak 1991. Pada saat itu, survei menunjukkan bahwa hampir dua kali lipat atau sekitar 40 persen remaja menganggap kontak oral-genital sebagai bagian dari bentuk hubungan intim.
Para ahli pun tidak terlalu kaget dengan pergeseran pemikiran ini. Fenomena ini diperkirakan adalah bagian dari pengaruh kasus mantan Presiden AS, Bill Clinton, dengan kekasihnya Monica Lewinsky. Pada suatu kesempatan, Clinton memang pernah berkilah bahwa apa yang dilakukannya dengan Lewinsky bukanlah hubungan intim.
"Saya tidak pernah berhubungan seks dengan perempuan itu," kata Clinton dalam pembelaan dirinya setelah Lewinsky mengaku pernah melakukan seks oral dengan Clinton saat bekerja di Gedung Putih.
"Seperti Presiden Clinton, remaja dan orang dewasa muda sering membalikkan arti kata seks oral, tergantung pada citra apa yang mereka tampilkan, yakni berpengalaman atau kurang pengalaman," kata Jason D Hans, dalam laporan penelitiannya berjudul Sex Redefined: The Reclassification of Oral-Genital Contact.
Para ahli pun menilai, seks oral semakin menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir karena dianggap lebih aman dibanding perilaku seks lainnya. Padahal, kontak secara oral pada organ genital dapat menularkan penyakit menular seksual, seperti herpes, sifilis, gonorea, HPV, bahkan HIV.
Para ahli juga meminta para guru dan pendidik untuk meningkatkan upaya pemahaman tentang seks oral kepada remaja dan menjelaskan bagaimana perilaku seks ini menjadi pemicu menyebarnya penyakit menular seksual (PMS). Penelitian ini dimuat dalam jurnal Perspectives on Sexual and Reproductive Health edisi Juni 2010.
Kamis, 18 Maret 2010
Seni, Seks, dan Revolusi,,Kenapa Tidak
Seni adalah seni, seks adalah seks. Revolusi apalagi? Mungkinkah tiga dunia ini menjadi sebuah kesatuan? Kenapa tidak?! Tidak ada yang tidak mungkin di dunia yang sarat dengan imajinasi dan kreatifitas serta strategi. Semuanya adalah mungkin.
Seni sudah lama digunakan sebagai sarana untuk berpolitik dan juga sangat berperan dalam revolusi. Sudah banyak sekali contohnya. Mao melakukan revolusi budaya lewat seni bahasa untuk membangkitkan kembali rasa nasionalisme bangsanya. Begitu juga yang terjadi di Perancis saat terjadi revolusi anti feodalisme. Stalin waktu lengser? Hmmm…. Berapa banyak, tuh, lukisan, buku, film, dan pahatan yang dibuat untuk “melengserkan” dan mengagungkan periode historik dan mendebarkan pada masa itu. Di Indonesia juga sama, kan?! Apa yang terjadi pada saat Lekra membumihanguskan karya-karya seni anak bangsa saat itu?! Apalagi kalau bukan untuk melakukan revolusi. Mungkin harus kita tanyakan kepada para tokoh-tokohnya yang sampai sekarang masih hidup dan dipuja atas karya seninya, ya?! Siapa tahu sekarang mereka mau mengakuinya secara jujur dan benar. Mumpung masih ada kesempatan. Waktu sudah dekat soalnya.
Memang, sih, ini dijadikan perdebatan oleh mereka yang mengaku memiliki pemahaman post modernism. Para pemikir aliran ini tidak percaya kalau seseorang bisa memahami konteks dari apa yang menjadikan karya seni ini sampai bisa terbentuk, Tidak bisa dijadikan alat komunikasi universal karena bisa menimbulkan berbagai persepsi yang berbeda. Makanya mulailah kemudian para seniman “dinilai” berdasarkan kehidupan ekonomi, ideologi politik, keyakinan, pendidikan dan seterusnya dan seterusnya. Menyebalkan!!!
Cukup aneh menurut saya! Seni adalah bahasa yang sangat universal walaupun bisa memberikan persepsi yang berbeda. Namun semua bisa dibuat sedemikian rupa agar bisa diarahkan kepada satu tujuan. Apa mungkin karena saya seorang penulis, ya?! Soalnya, dunia yang saya tekuni ini adalah bagian dari dunia imajiner di mana apapun bisa saja terjadi dan sangat bisa terjadi. Segala koreksi imajinasi bisa menjadikan koreksi atas apa yang sekarang ini sedang terjadi dan sedang dirasakan. Kalau saya sedang bermimpi bahwa semua rakyat Indonesia sedang bercinta dengan negara ini, ya, jadinya bercinta, deh!!! Kan, batas-batas kenyamanan dalam bentuknya hanya ada pada diri saya sendiri. Belum tentu semuanya sama dengan apa yang saya alami.
Seks adalah sebuah bagian dari seni. Ini menurut saya, lho, ya!!! Bila seks tidak dilakukan dengan penuh keindahan, seks itu tidak menjadi indah. Hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan biologis saja. Psikologisnya belum tentu juga tercapai. Apalagi faktor-faktor yang lain?! Nggak seru, ah!!!
Menulis tentang seks itu sendiri bagi saya adalah sebuah tujuan. Seks menjadi sebuah seni realisme dan surealisme tersendiri yang saya uraikan dalam bentuk tulisan. Memadukan berbagai unsur dalam kehidupan untuk menjadi apa yang saya sebut dengan satuan pencahayaan. Memberikan terang atas gelap agar sisi gelap itu menjadi lebih terang. Apa yang selama ini tidak dipandang kemudian menjadi tampak lebih jelas. Memberikan pandangan atas sisi yang berbeda. Tidak untuk dilecehkan ataupun melecehkan seks itu sendiri. Humor yang tidak lucu sama sekali bila merendahkan apa yang menjadi sebuah anugerah. Seks adalah titik awal kehidupan dan seks adalah kehidupan itu sendiri. Memikirkan seks merupakan sebuah seni tersendiri. Jauh lebih nikmat dari hanya sekedar melakukan hubungan seksual.
Selama ini kita terlalu sibuk dengan dunia nyata sehingga melupakan apa yang sebenar-benarnya. Berkutat hanya pada satu sisi pandang saja yang membuat kita semua pada akhirnya menjadi capek, jenuh, dan lelah sendiri. Hilang sudah semangat dan keinginan untuk bercinta dan memiliki cinta untuk negara dan bangsa ini. Tertutup oleh amarah, dendam, dan sakit hati sehingga logika terus saja terurai tanpa mengindahkan peranan tidak logis di dalamnya. Kasus Century contohnya. Buat saya, terlihat sangat jelas apa yang menjadi dasar atas semua kejadian ini. Namun, saya belum juga menemukan ada yang menuliskan tentang hal ini. Entah karena memang tidak tahu atau tidak punya cukup nyali untuk menuliskannya. Saya?! Hahaha… Bukan bagiannya!!!
Ibarat seorang gadis muda yang baru saja tumbuh dewasa dan kehilangan kekasihnya untuk pertama kali. Sibuk memandangi lautan dan mencari apa yang hilang itu dan kemudian mempertanyakan tentang hak untuk mencintai dan dicintai. Seolah-olah semua itu menjadikannya tidak berbentuk sebagai makhluk yang disebut sebagai manusia. Padahal bila semua itu kemudian dikembalikan kepada ujung cerita, akan ada yang namanya kerinduan. Kerinduan ada karena ada cinta di dalamnya. Cinta adalah bagian dari seks itu sendiri begitu juga kebalikannya. Menjadi sebuah makna tersendiri bagi kehidupan di masa mendatang. Apa yang akan terjadi nanti saat waktu itu tiba?
Apa semua ini termasuk bagian dari revolusi?! Sebuah pertanyaan menarik yang pertama kalinya diajukan oleh seorang teman saya, yang sangat kritis sekali terhadap tulisan-tulisan saya. Dia mempertanyakan ini sejak awal saya menulis tentang seks, cinta, dan juga politik. Dia sangat jeli sekali!!! Saya sangat mengakui kejeniusannya.
Saya tidak bisa bilang ya tapi tidak bisa juga bilang tidak. Sekarang saya tanya kepada semua, apakah setiap kali menulis atau menghasilkan karya tidak memiliki tujuan?! Karya yang dianggap asal dan sampah oleh penciptanya sendiri pun pasti memiliki tujuan. Sudah pasti saya memiliki tujuan dalam setiap kali menulis. Tidak mungkin tidak. Hubungannya dengan revolusi?! Menurut saya, ini hanyalah bagian dari ledakan atas kecemasan yang ada dalam diri saya saja. Merupakan bagian dari cara saya untuk mempertahankan eksistensi agar tidak terserap dan terpengaruh oleh norma-norma dan perilaku yang terjadi sekarang ini. Sebuah kesadaran penuh bahwa abnormalitas intelektual seharusnya tidak pernah membiarkan kegilaan dalam hal-hal estetika mati dan padam oleh mereka yang hanya bisa patuh dan merasa waras serta merasa bagian dari kaum elite dunia intelektual dan religius. Saya sangat yakin, bila membaca tulisan-tulisan yang lain, sebenarnya banyak yang melakukan hal yang sama. Biarpun dalam bentuk karya yang berbeda. Sadar tidak sadar, ya!!! Apa ini bisa disebut revolusi?!
Tidak mudah memang untuk mengembalikan apa yang seharusnya tetapi bila dilakukan secara bersama tentu saja bukanlah sesuatu yang mustahil. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) saja sudah sangat membantu. Kebebasan berekspresi tidak bisa dijadikan alasan untuk bebas sebebasnya karena bebas itu sendiri memiliki batas. Tidak ada guna untuk berkelit bila pada akhirnya hanya merupakan pembenaran saja. Bila memang benar merasa memiliki rasa mendalam atas hati yang penuh dengan segala rasa sehingga mampu menghasilkan sebuah karya, pastilah memiliki apa yang disebut dengan cinta. Akui sajalah itu. Bila tidak memiliki, ya, wajar saja kalau tidak menghasilkan bentuk. Maaf, deh!!!
Seni, seks, dan revolusi. Tiga dunia yang tidak mungkin dapat dipisahkan begitu saja. Silahkan memikirkannya kembali.
Selamat berpikir!!!
.jpg)